Veneer Gigi

Veneer Gigi: Pengertiaan, Manfaat, dan Cara Merawatnya

Diposting pada

Veneer gigi menjadi salah satu prosedur medis sekaligus kecantikan yang banyak ditempuh pasien perawatan gigi dan mulut belakangan ini. Meski biayanya tidak murah, prosedur veneer gigi menjadi salah satu opsi yang banyak ditempuh dengan berbagai pertimbangan.

Namun, Anda tentu tidak bisa sembarangan memutuskan penggunaan prosedur veneer gigi. Sebab pemasangan veneer gigi berhubungan dengan kesehatan dan kenyamanan jangka panjang.

Anda sangat disarankan memahami keseluruhan informasi tentang veneer gigi. Selain itu, Anda juga dapat mengantisipasi beberapa efek samping yang dapat timbul dari pemasangan veneer gigi.

Pengertian Veneer Gigi

Istilah veneer merujuk pada objek berupa cangkang tipis yang digunakan untuk melapisi bagian depan gigi. Cangkang tersebut terbuat dari bahan resin atau porselen. Pemasangan veneer tidak menggantikan fungsi gigi, melainkan hanya menutupi bagian depan gigi saja.

Veneer gigi bertujuan memperbaiki penampilan gigi pasien, termasuk aspek bentuk, warna, dan ukuran yang dikehendaki. Meski berhubungan dengan penampilan, tetapi veneer gigi juga memiliki beberapa risiko medis. Selain itu, veneer gigi memiliki umur pemasangan yang cenderung panjang.

Jenis Veneer Gigi

Terdapat dua jenis veneer yang dapat Anda temui di layanan umum kecantikan dan kesehatan gigi, yakni veneer komposit dan porselen. Masing-masing jenis veneer tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri. Pilihan yang tepat akan sangat bergantung pada situasi Anda sebagai pasien.

Veneer Komposit

Veneer komposit umumnya memiliki biaya yang cenderung terjangkau dan persiapan yang lebih sederhana. Umur pemasangan veneer gigi berbahan komposit berada pada rentang 3-5 tahun. Namun dapat bertahan hingga tujuh tahun dalam perawatan yang baik.

Berapa biaya veneer gigi akan bergantung pada pilihan yang Anda tetapkan. Pada veneer gigi berbahan komposit, biaya yang perlu dikeluarkan berkisar mulai dari Rp1.000.000,- per satu gigi.

Veneer Porselen

Veneer porselen membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan veneer berbahan komposit. Biaya veneer gigi porselen berada pada kisaran Rp3.000.000,- hingga Rp10.000.000,- per satu gigi.

Namun usia pemasangannya dapat bertahan lebih lama. Rata-rata pemasangan veneer porselen dapat bertahan 10-15 tahun. Beberapa pengguna juga dapat mempertahankan pemasangan hingga usia 25 tahun. Veneer porselen juga memiliki tampilan lebih baik dan ketahanan lebih tinggi.

Proses Veneer Gigi

Veneer Gigi

Sebelum menerapkan prosedur veneer gigi, Anda tentu perlu berkonsultasi dengan tenaga medis di fasilitas perawatan gigi dan mulut. Prosedur ini bertujuan mengetahui keseluruhan kondisi dan riwayat kesehatan gigi serta mulut Anda.

Prosedur veneer gigi hanya dapat dilakukan apabila Anda memenuhi kriteria dokter berdasarkan proses konsultasi. Apabila dibutuhkan, Anda juga mungkin perlu melakukan rontgen dan foto untuk keperluan penanganan risiko dan infeksi pasca pemasangan veneer.

Setelah menyelesaikan proses persiapan, Anda dapat melakukan prosedur veneer gigi sesuai rekomendasi dokter. Pada pemasangan veneer gigi berbahan komposit, Anda umumnya akan menuntaskan pemasangan hanya dalam satu kunjungan.

Sebab dokter dapat menuntaskan prosedur pemasangan veneer komposit secara mandiri. Dalam prosesnya, dokter akan mengikis sedikit bagian gigi dan menempelkan resin komposit.

Sementara pada pemasangan veneer porselen, terdapat beberapa prosedur yang perlu diikuti, antara lain:

  • Pemeriksaan umum;
  • Pengambilan foto;
  • Pemilihan warna;
  • Pencetakan gigi dengan alginate;
  • Pengiriman cetakan ke laboratorium;
  • Pembuatan replika gigi;
  • Persetujuan pasien;
  • Pemasangan veneer sementara;
  • Pembuatan veneer dan pemasangan.

Sebelum pengikiran, Anda biasanya akan menerima bius lokal. Tujuannya tentu agar Anda tidak merasa sakit saat pemasangan. Dokter juga akan membersihkan secara menyeluruh gigi Anda sebelum memasang veneer.

Dalam prosesnya, dokter mungkin akan melakukan beberapa penyesuaian ukuran dan pengikiran pada veneer Anda. Setelah pemasangan, dokter akan memberikan bahan perekat khusus untuk menempelkan veneer ke gigi Anda. Bahan perekat tersebut akan dikeringkan dengan sinar UV.

Manfaat Veneer Gigi

Dalam pemahaman umum, veneer gigi memiliki fungsi membuat tampilan gigi menjadi lebih putih. Namun terdapat beberapa manfaat veneer gigi lain yang dapat Anda rasakan setelah pemasangan, antara lain:

  • Perubahan warna gigi yang tidak bisa ditangani oleh prosedur umum;
  • Mengatasi kondisi gigi patah atau retak;
  • Menutupi bentuk gigi tidak normal;
  • Mengatasi posisi gigi tidak pada tempatnya.

Seluruh manfaat di atas tentu tidak mutlak bekerja dengan cara serupa pada setiap pasien. Terdapat proses screening yang akan dilakukan setiap fasilitas perawatan gigi dan mulut. Tujuannya adalah memberi gambaran kondisi gigi dan mulut setiap pasien dan peluang perawatan yang sesuai.

Kelemahan Veneer Gigi

Meski memiliki sejumlah manfaat, sisi kelemahan veneer gigi juga perlu Anda perhatikan. Adapun beberapa kelemahan prosedur ini antara lain:

  • Warna gigi berbeda dan tidak dapat diubah;
  • Kesalahan pemasangan veneer;
  • Gigi sensitif; dan
  • Keretakan veneer.

Warna gigi yang berbeda menjadi salah satu efek samping veneer gigi yang diakibatkan kesalahan pemilihan saat konsultasi. Sayangnya kesalahan ini tidak dapat Anda perbaiki dalam jangka pendek. Sebab pemasangan veneer tidak dapat Anda batalkan sesuka hati.

Selain itu, proses pengikiran gigi yang keliru juga dapat menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif. Seperti efek lainnya, sensitivitas gigi juga cenderung bersifat permanen. Sehingga pastikan Anda melakukan proses pemasangan veneer gigi pada klinik terpercaya.

Cara Merawat Veneer Gigi

Perawatan veneer gigi Anda butuhkan agar pemasangan bertahan lebih lama. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan potensi bakteri serta gigi sensitif yang dapat timbul setelah pemasangan.

Cara termudah dalam perawatan veneer gigi tentunya adalah dengan rutin menyikat gigi. Anda juga dapat menggunakan produk khusus gigi sensitif seperti Pepsodent gigi sensitif. Selain itu, pastikan Anda berkunjung ke layanan perawatan secara rutin untuk konsultasi.

Penutup

Veneer gigi dapat menjadi solusi penampilan dan kesehatan gigi Anda dengan bantuan layanan yang sesuai. Lakukan konsultasi dengan layanan terpercaya untuk menghindarkan Anda dari risiko permanen gigi sensitif dan tampilan tidak maksimal.

Seorang yang #MengakuBlogger tertarik pada ilmu Digital Marketing mulai dari SEO, SEM hingga Content Writing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.