Penyebab Inflasi di Indonesia di Masa Kemerdekaan dan Saat Ini

Diposting pada

Irwin.web.id – Sejak awal bangsa ini berdiri sampai sekarang menghadapi pandemi. Permasalahan tentang keuangan selalu saja menjadi tantangan bangsa untuk diperbaiki. Salah satunya adalah inflasi. Apa yang menjadi penyebab inflasi di Indonesia pada saat kemerdekaan dan saat ini?

Sebagaimana kita tahu bahwa : Inflasi adalah kejadian di mana uang yang beredar di masyarakat lebih banyak ketimbang uang yang dibutuhkan. Akibatnya kegiatan ekonomi bangsa menjadi tidak seimbang. Pada akhirnya negara mengalami keterpurukan.

Penyebab Inflasi di Indonesia pada masa setelah kemerdekaan dan masa kini

Penyebab Inflasi di Indonesia pada masa setelah kemerdekaan dan masa kini

Inflasi di masa kemerdekaan masa kini disebabkan karena beberapa faktor berikut :

Penyebab Inflasi di masa awal kemerdekaan

1. Indonesia belum memiliki mata uang yang resmi

Bisa dibayangkan bagaimana kondisi keuangan Indonesia waktu itu. Pemerintahan baru tidak dibekali dengan mata uang resmi. Sehingga terpaksa mengesahkan tiga mata uang yang sudah beredar sebelumnya.

Ada tiga jenis mata uang yang secara terpaksa ditetapkan :

a. Uang kertas De Javasche Bank.
b. Uang kertas dan logam De Japansche Regering.
c. Uang kertas Dai Nippon emisi 1943.

Karena sudah terlebih dahulu disebarkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan penjajah Jepang. Penyebaran ketiganya menjadi sulit dikendalikan. Secara langsung mengakibatkan nilai masing-masing mata uang menjadi berbeda. Cenderung turun drastis merugikan pemiliknya.

2. Kekosongan Kas Negara

Tidak adanya kas di awal negara berdiri, membuat Indonesia kala itu semakin terpuruk. Untuk memenuhi setiap kebutuhan negara, pemerintah terpaksa meminjam sejumlah uang kepada pihak asing.

Ketika itu negara tidak memiliki pemasukan sama sekali, sementara pengeluarannya terus meningkat. Tidak adanya pemasukan ini juga disebabkan karena blockade yang dilakukan oleh pemerintah Belanda.

3. Blokade oleh Pemerintah Belanda

Ketika Indonesia mulai dikuasai oleh Jepang, pemerintah Belanda secara gencar melakukan perlawanan. Bahkan sampai Jepang mundur dan pemerintahan diambil alih oleh Indonesia.

Salah satu perlawanan yang dilakukan adalah dengan blokade ekonomi oleh pemerintah Belanda. Mengakibatkan Indonesia sulit memproduksi barangnya ke luar negeri. Sehingga pemasukan menjadi semakin sulit.

Penyebab Inflasi di masa kini

1. Peningkatan Kebutuhan

Lebih banyak orang yang membeli barang ketimbang berinvestasi. Atau lebih banyak orang mengeluarkan uang ketimbang menyimpannya.

Uang yang beredar lebih banyak daripada kebutuhannya. Mengakibatkan harga-harga menjadi naik, atau mata uang nilainya menjadi turun.

2. Dorongan Biaya di Banyak Sektor

Penyebab inflasi di Indonesia selanjutnya karena adanya dorongan biaya di banyak sektor. Misalnya industri manufaktur. Ketika perusahaan manufaktur mempunyai biaya produksi yang meningkat, maka harga produk yang dijualnya juga meningkat.

Dorongan biaya perusahaan ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor :

a. Upah tenaga kerja yang meningkat
b. Harga bahan baku yang naik
c. Tingginya biaya impor
d. Beban pajak yang lebih tinggi

Itulah beberapa faktor yang menyebabkan dorongan biaya, secara langsung menjadi sebab inflasi di Indonesia.

3. Uang Dicetak dalam Jumlah Banyak

Jumlah uang yang beredar di masyarakat akan mempengaruhi timbulnya inflasi. Logikanya ketika masyarakat menyimpan banyak uang di rumahnya, sedangkan barang-barang kebutuhan tidak terlalu banyak. Secara otomatis harga barang yang tidak terlalu banyak itu akan meningkat.

Yang paling terdampak adalah orang yang tidak terlalu memiliki banyak uang. Sementara untuk membeli suatu barang, nilainya semakin meningkat.

Itulah faktor-faktor penyebab inflasi di Indonesia. Dengan mengetahui hal tersebut, sebagai warga negara yang peduli dengan keberlangsungan ekonomi di Negara tercinta ini, ada bebwrapa solusi yang bisa dilakukan bersama. Secara sadar kita melakukannya dengan serempak untuk menghindari masalah inflasi ini.

Kembangkan Dana Melalui P2P Lending (lending peer to peer)

Peer to peer lending memiliki konsep untuk menemukan orang yang ingin membuat usaha dengan orang yang memiliki sumber dana untuk pembiayaan.

Dalam hal ini bisa kita definisikan juga bahwa peer to peer adalah orang (yang ingin meminjam) ke orang (yang bersedia dipinjamkan) sedangkan lending adalah badan yang mempertemukan peer to peer.

P2P lending menjadi solusi untuk mengurangi nilai inlfasi dan menekannya supaya tidak muncul lagi, karena itulah pemerintah mengeluarkan kebijakan pinjaman nasional. Tujuan dikeluarkannya kebijakan pinjaman nasional adalah untuk mencegah kehancuran lebih parah pada sektor ekonomi Indonesia.

Untuk mendapatkan p2p lending Indonesia terbaik Anda bisa memilih berdasarkan beberapa hal berikut :

a. P2P lending OJK – artinya berada di bawah pengawasan OJK
b. P2P Lending aman – artinya tidak memiliki kasus, punya tingkat kepercayaan tinggi di masyarakat.

Sekian pembahasan tentang penyebab inflasi di Indonesia di masa kemerdekaan dan saat ini. Sekaligus disajikan salah satu solusi nyata untuk mencegah inflasi ini datang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *